Ini 10 Tips Menghindari Penipuan Toko Online

Ilustrasi Belanja Online. (Pakutaso)

Area Gaming -  Dengan beragam kemudahannya, belanja online makin diminati. Semakin populer pula yang memancing para pelaku penipuan toko online yang merugikan.

Belanja langsung maupun online sama-sama berisiko adanya penipu. Namun belanja online lebih riskan karena tidak adanya pertemuan langsung antara penjual dan pembeli.

Cerita Dewasa - Siapa pun bisa menjadi korban penipuan toko online. Berapapun uang yang hilang karena tertipu, pasti menyebalkan rasanya.

Bagaimana agar tetap aman belanja online dan terhindar dari penipu? Berikut ini tim HiTekno.com telah merangkum 10 tips menghindari penipuan toko online.

1. Kenali Toko Online
Ilustrasi Toko Online. (Pixabay/JurnalMin)
Cermati kredibilitas toko online, apakah terpercaya dan seberapa terkenal. Terutama untuk toko online yang bukan di marketplace online ternama.

Adakah informasi mendetail yang terpercaya, dari kontak nomor telepon yang bisa dihubungi hingga alamat jelas.

2. Cermati Alamat Situs
Ilustrasi Melihat Laptop. (Pakutaso)
Cermati juga alamat situsnya, apakah benar alamat situs yang dimaksud. Karena ada penipu yang memakai alamat palsu menyerupai alamat toko online asli.

Perhatikan apakah alamat situs memakai https yang aman, bukan http saja. Apakah ada ikon gembok di alamat situsnya.

3. Jangan Tergiur Harga Murah
Ilustrasi Diskon Toko Online. (Pixabay/justyre)
Dalam menarik perhatian calon mangsanya, penipu biasa memajang harga barang murah. Bahkan selisihnya bisa lebih dari 50 persen harga resmi.

Harga yang murah ini memancing calon mangsa untuk buru-buru mengirim atau transfer uang.

4. Cermati Deskripsi Produk
Ilustrasi Melihat Laptop. (Pakutaso)
Baca dengan seksama deskripsi produk yang ingin dibeli. Sudahkah sesuai dengan apa yang kamu inginkan dan tidak ada yang mencurigakan.

Terkadang ada pula penjual yang memajang foto kurang sesuai, tapi memberikan keterangan di deskripsi produknya.

5. Cermati Foto Produk
Ilustrasi Kaca Pembesar. (Pakutaso)
Perhatikan baik-baik foto produk yang dipajang. Bila tidak percaya, bisa meminta foto produk aslinya.

Bukan hanya memastikan ketersediaan barang, namun juga mengetahui kondisi asli produk yang hendak dibeli.

6. Jangan Terpaku Testimoni
Ilustrasi Belanja Online. (Pakutaso)
Banyak yang beranggapan kalau testimoni pada toko online adalah asli dari pembeli. Padahal bisa saja dibuat testimoni fiktif.

Untunglah marketplace online sekarang memberikan tanda khusus bagi testimoni pembeli asli.

7. Simpan Bukti Transfer atau Transaksi
Ilustrasi Pembayaran. (unsplash/rawpixel)
Jangan lupa simpan bukti transaksi atau tranfser, baik via SMS atau print out. Jangan buang sampai barang datang seperti yang dijanjikan.

Biasanya penjual juga meminta bukti transfer kita. Bukti transfer juga bisa jadi barang bukti untuk melaporkan penipuan toko online.

8. Minta Resi Pengiriman
Ilustrasi Kiriman Paket. (Pakutaso)
Jangan lupa untuk meminta resi atau bukti pengiriman barang. Nomor resi biasa diberikan oleh ekspedisi pengirim barang kepada penjual.

Nomor resi juga bisa digunakan untuk pelacakan barang. Apakah dikirimkan ke alamat yang benar, dan mengetahui sudah sampai dimana barang tersebut.

9. Minta Rekomendasi Teman
Ilustrasi Pemakai Tablet. (Pakutaso)
Rekomendasi orang yang kamu kenal akan lebih terpercaya dari testimoni. Apakah ada teman atau kerabat yang pernah belanja di toko online tersebut.

Tanyakan juga soal proses transaksi apakah lancar, bagaimana layanannya kepada pelanggan, hingga kondisi barang sesuai atau tidak.

10. Opsi COD Lebih Baik
Ilustrasi COD. (Pakutaso)
Cash on Delivery atau COD bisa jadi cara paling mudah mengetahui penipu atau tidak. Kamu bertemu langsung dan memegang barangnya baru membayarnya.

Cara COD memang paling aman, namun belum tentu cocok untuk semua jenis produk.

Itulah 10 tips menghindari penipuan toko online. Jangan sampai jadi korban penipuan saat belanja online, ya!

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.